Sabtu, 30 Desember 2023

Ketua MUI PPU Menghadiri Sunatan Masal Pertamina

Nipah-Nipah-MUIPOST, Baituzzakah (BAZMA) Pertamina RU V Balikpapan bekerja sama dengan BASNAS PPU dan beberapa lembaga filantropi Islam telah menyelenggarakan program sunatan masal. Acara yang diselenggarakan di Aula Masjid Agung al Ikhlas Penajam Paser Utara ini melibatkan 250 peserta sunat dari berbagai desa dan kelurahan.

Pada kesempatan ini, Ketua MUI Penajam Paser Utara, Guru Abu Hasan Mubarok ikut menghadiri dan memberikan santunan secara simbolis bersama Forkominda PPU dan Jajaran Manajemen Pertamina RU V Balikpapan.

Ketika ditemui MUIPOST, Ketua MUI PPU menyampaikan rasa terimakasih kepada para donatur dan lembaga penyelenggara yagn telah ikut serta menjaga kesehatan putra-putra masyarakat PPU dengan cara berkhitan. "Khitan ini merupakan salah satu sunnah Rasulullah saw yang berasal dari ajaran Nabi Ibrahim AS. Jadi dengan berkhitan bukan hanya menjalankan syari'at Islam sematan, namun juga ikut menjaga kesehatan pada anak-anak kita" tuturnya.

Ketua Baznas Kab. PPU, H. Tahmid juga ikut memberikan tanggapan bahwa program sunatan masal dari Baznas adalah program rutin tahunan. "Alhamdulillah di penghujung tahun 2023 ini, kami masih bisa ikut berperan aktif untuk memberikan pelayanan kepada masyarkat PPU, kali ini bekerjasama dengan Bazma Pertamina RU V Balikpapan, peserta sunatan masal diikuti 250 anak, di mana 200 anak dibiayai Bazma Pertamina dan 50 anak ditanggung Baznas PPU" ungkapnya. AHM



 

Jumat, 29 Desember 2023

Berita Mukernas dan Hasil Keputusan Mukernas MUI 2023

JAKARTA, MUI.OR.ID – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III Majelis Ulama Indonesia 2023 dihadiri oleh dua calon presiden (capres) Republik Indonesia, Sabtu (02/12/2023) di Jakarta.


Dalam kesempatan tersebut kedua capres yaitu Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Kedua tokoh ini memberikan pidatonya secara terpisah dalam kegiatan Mukernas III MUI.

Capres dengan nomor urut 2, Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasihnya sebab turut diundang dalam kegiatan Mukernas. Dalam kesempatan itu, dia menyoroti pentingnya kedaulatan yang harus dimiliki suatu bangsa.

“Indonesia harus menjadi bangsa yang kuat dan berdaulat, jangan mau didikte bangsa lain. Kita sudah punya sejarah kelam, masa-masa tersebut tidak boleh terulang kembali,” beber Prabowo dalam pidato kebangsaannya.

Belajar dari konflik yang terjadi pada bangsa-bangsa Timur Tengah lain, dia menyebut penyerangan, diskriminasi, hingga genosida lahir salah satunya disebabkan bangsa tersebut belum memiliki kekuatan dan kedaulatan. Sejumlah peristiwa di berbagai negara ini, harus menjadi tolok ukur dan pelajaran bagi bangsa Indonesia.

“Di Timur Tengah ada perang saudara dan penjajahan dari bangsa lain. Bangsa kita jangan mau didikte dan mudah tersulut. Di sini pentingnya persatuan, sebagaimana yang sudah dikokohkan para pendiri bangsa dalam Pancasila. Tinggal kita merawatnya dengan baik,” ujarnya.

Selain Prabowo, dalam forum yang sama dengan waktu berbeda, Anies Baswedan menyoroti pentingnya kesetaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kesetaraan ini menjadi salah satu instrumen dalam mewujudkan kemakmuran bangsa.

“Indonesia dikaruniai kekayaan alam dan budaya masyarakatnya. Dalam kelimpahan yang kita miliki ini, sayangnya masih terasa ketimpangan. Tugas kita masih cukup serius dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia di negeri ini,” katanya.

Capres dengan nomor urut 1 ini juga menyinggung perihal pembangunan indeks manusia didukung dengan kualitas pendidikan yang baik. Dia menyampaikan perlunya apresiasi diberikan kepada tiap lembaga pendidikan swasta yang ada.

“Kita bisa mengapresiasi lembaga swasta ini dengan meniadakan PBB bagi mereka. Sebab, peran lembaga swasta sama besarnya dengan sekolah negeri dalam memberikan layanan pendidikan di Indonesia,” singgungnya.

Kedua capres tersebut menyampaikan berbagai program unggulan yang ingin mereka wujudkan apabila terpilih dalam Pemilu. Apa yang disampaikan tersebut tujuannya sama, yaitu menyongsong Indonesia yang lebih baik.

(Isyatami Aulia/Angga)

sumber: https://mui.or.id/baca/berita/dua-capres-ri-hadiri-mukernas-iii-mui-2023 


Serba-Serbi Kunjungan MUI Kutai Kartanegara ke MUI PPU

 MUIPOST-Penajam, Baru-baru ini pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kutai Kartanegara mengadakan kunjungan ke MUI Penajam Paser Utara. Dalam sambutannya, Ketua MUI PPU Guru Abu Hasan Mubarok menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas silaturahminya dan kunjungannya. "Semoga kunjungan ini memperkuat akan pentingnya MUI PPU dan MUI Kukar sebagai kekuatan kultural dalam ikut aktif membangun IKN kedepannya" katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua MUI PPU menyampaikan bahwa pembangunan IKN tentu akan juga membawa dampak pada perkembangan sosial kemasyarakatan, terutama dimensi keagamaan dan keumatan. Maka, dirinya menghimbau agar kekuatan MUI PPU dengan MUI Kukar bisa bersinergi dalam pembangunan manusia ke depannya.

Lebih lanjut disebutkan bahwa UMKM di dua wilayah yang masuk IKN tersebut, Ketua MUI PPU meminta agar bisa ditingkatkan dan dimasifkan, mengingat PPU dan Kukar adalah daerah IKN itu sendiri, dan masyarakat IKN harus dikuatkan secara ekonomi dan diberikan kesempatan untuk berkembang.

Pada kunjungna ini, setidaknya ada 12 personil dari pengurus MUI Kukar dan disambut dengan hangat oleh Pimpinan dan Pengurus MUI PPU.